Panen Kacang dan Jagung Upaya Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Senin, 11 Oktober 2021

Panen Kacang dan Jagung Upaya Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan

 

Beranda perempuan bersama ibu-ibu petani desa Pulau Raman memanen kacang dan jagung hasil pertanian yang dikerjakan secara swadaya pada 2 Oktober lalu. Dua varietas tanaman ini mendapat hasil yang cukup memuaskan. Sejak awal ibu-ibu petani sudah dibekali dengan konsep penanaman tanpa menggunakan pestisida dan zat kimia dalam bentuk apapun. Sebaliknya, panganan ini sejak awal diproses secara organik dengan pupuk kompos yang dibuat sendiri dengan memanfaatkan sampah rumah tangga.

Meski harus dihadapkan dengan kondisi banjir akibat curah hujan dan luapan sungai Batang Hari yang membuat kami was-was, namun, hasilnya tidak mengecewakan. Para petani bersuka cita memanen kacang dan jagung. Terlihat senyum sumringah dan gelak tawa saat bersama-sama memanen. Hasil pertanian ini selain dibagikan kepada anggota kelompok, juga dijual pada masyarakat luas guna membantu ekonomi kelompok petani perempuan desa Pulau Raman, mendapat manfaat secara ekonomi serta manfaat untuk tubuh lebih sehat.

Dalam prosesnya, mereka mengenal prinsip kerja kolektif dan pembagian kerja, prinsip gotong-royong dan mekanisme organisasi untuk memajukan kelompoknya dan masyarakat desa Pulau Raman umunya. Selain itu, mereka juga selalu dibekali dengan pendidikan keorganisasian sebagai ruang aman untuk meningkatkan kapasitas dan alat untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di desa.

Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage