Penghilangan Ruang Hidup Perempuan dalam Konsesi Perkebunan sawit dan HTI Studi awal Desa Sogo Kecamatan Kumpeh dan Desa Rukam Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi

Main Posts Background Image

Main Posts Background Image

Rabu, 22 Juli 2020

Penghilangan Ruang Hidup Perempuan dalam Konsesi Perkebunan sawit dan HTI Studi awal Desa Sogo Kecamatan Kumpeh dan Desa Rukam Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi



Pengantar 
Pembangunan hutan tanaman industri dan perkebunan kelapa sawit yang sangat ekspansif merupakan potret nyata orientasi kebijakan ekonomi pemerintah Jambi belum beranjak dari ketergantungan pada industri ekstraktif yang eksploitatif dan sarat konflik. Namun demikian, belum ada studi singkat bagaimana sistem konsesi tersebut bekerja menegasikan hak-hak kelompok perempuan dan menaruh perhatian pada peran dan posisi perempuan dalam upaya pertahanan wilayah kelola yang dalam pengambarannya perempuan menjadi pihak yang terselubung(hidden). 

Studi ini mengunakan lensa politik ekologi feminis untuk membantu memberikan ruang kajian tentang bagaimana perubahan tata kelola lahan dan krisis sosial-ekologis menempatkan dimensi gender sebagai sebuah kontruksi sosial yang dapat berkembang dan digunakan untuk memeriksa masalah yang timbul dihadapi oleh perempuan dan kelompok marjinal lainnya. Secara khusus, Kunci untuk memeriksa jaring kuasa dan proses perubahan tata kelola lahan dalam studi ini mengurai pengetahuan dan pengalaman yang melekat dalam sejarah panjang peran perempuan sebagai penjaga pangan dan peramu. Telah banyak data yang dikumpulkan dan para antropolog membenarkan sumbangan perempuan yang besar bagi keluarga dan dunia sebagai penemu ilmu pertanian dan peramu yang handal. 

Wilayah studi ini difokuskan di dua desa yang selama ini menjadi dampingan WALHI yaitu desa Sogo, Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi dan Desa Rukam kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi. pertanyaan umum dalam studi ini adalah bagaimana konsesi Hutan tanaman Industri milik Wirakarya Sakti (WKS) dan Konsesi Perkebunan sawit milik PT Bukit Bintang Sawit (PT BBS) mengakibatkan krisis sosial-ekologis dan membangkitkan berbagai respon dari kelompok perempuan. Struktur penulisan laporan ini sebagai berikut, di muka akan dipaparkan pengantar dan tujuan studi. Bagian kedua berisi metodologi penelitian dan metode pengumpulan data. Bagian ketiga berisi pembahasan tentang penghilangan dan pengabaian pengetahuan perempuan. bagian keempat merupakan catatan penutup berisikan rekomendasi dan catatan penting selama perjalanan studi.


Error 404

The page you were looking for, could not be found. You may have typed the address incorrectly or you may have used an outdated link.

Go to Homepage